7 Penyebab Website Dapat Dikatakan Buruk

Dunia bisnis berkembang seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin cepat. Sebuah langkah besar yang dapat Anda ambil untuk mengikuti perkembangan teknologi adalah dengan memiliki sebuah website. Website merupakan aset yang dapat diatur sedemikian rupa. Website dapat membantu Anda menarik visitor secara konsisten sehingga menjadi pelanggan setia bisnis Anda.

Membuat website memang terlihat sangat mudah, tapi bisa saja Anda mengambil langkah yang salah. Berikut merupakan beberapa indikasi yang dapat Anda simak untuk memperbaiki performa website Anda.

  1. Call To Action

Saat visitor mengunjungi website Anda, tentu saja tujuan Anda adalah ingin dijangkau secara mudah. Anda berharap setelah mereka mengetahui bisnis Anda, maka visitor pun langsung membeli produk Anda. Oleh karena itu, Anda perlu menempatkan nomor kontak Anda di tempat yang mudah ditemukan.

Website Anda bisa dikatakan gagal apabila tujuan ‘Call To Action’ yang Anda maksud malah tertimbun di bawah kolom ‘Contact Us’ yang sulit dicari. Bahkan lebih buruk lagi apabila Anda tidak mencantumkan nomor telepon untuk dihubungi. Jangan hanya mengandalkan sebuah form atau pun email. Keduanya tidak akan memberikan hal yang diharapkan oleh pelanggan. Dari riset yang dilakukan, terbukti bahwa perbincangan via telepon dapat membangun rasa persuasif yang lebih cepat daripada sebuah email.

  1. Tidak Mobile-friendly

Di era digital seperti sekarang ini, nyaris semua orang menggunakan smartphone sebagai media komunikasi. Jadi, apabila website Anda tidak mobile-friendly, website Anda bisa dikatakan gagal.

Website yang mobile-friendly akan terasa lebih praktis dan lebih mudah dijangkau oleh para visitor. Jadi apabila website Anda belum mobile-friendly, gunakan jasa developer yang tahu tentang strategi website berbasis mobile friendly.

  1. Tidak mudah dicari

Tidak ada gunanya memiliki website dengan desain menawan apabila tidak ada yang datang mencarinya. Dan di saat seperti ini, startegi SEO adalah solusi yang perlu Anda lakukan.

Banyak sekali strategi yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan SEO, dan salah satu strategi yang paling mudah adalah dengan menjaga website Anda tetap ter-update. Lalu, menerapkan beberapa teknik dengan menyelipkan beberapa kata kunci.

  1. Konten yang tidak menarik

Konten adalah raja. Dengan kata-kata sesungguhnya Anda bisa menarik perhatian visitor untuk selalu menyimak website Anda.

Saat visitor mampir ke website Anda. Sesungguhnya tidak ada yang peduli dengan produk Anda. Mereka hanya peduli pada masalah yang dapat dipecahkan dengan menggunakan produk Anda. Oleh karena itu, Anda dapat menarik perhatian target pasar Anda melalui sebuah solusi, bukan produk Anda.

Kedua, penyajian sebuah konten pun perlu diperhatikan. Menurut riset, orang memiliki kecepatan membaca lebih lambat pada rubik online dibanding terhadap tulisan di kertas. Jangan menyulitkan pembaca dengan penataan tulisan yang tidak rapi. Panjang dari sebuah tulisan pun perlu dijaga agar tidak membuat jenuh para pembaca.

  1. Website yang lama dibuka

Jika website Anda membutuhkan waktu lebih dari 8 menit untuk dibuka, maka visitor pun akan malas mengakses website Anda. Di era seperti sekarang, semua orang ingin informasi yang instan.

Lantas solusinya, Anda perlu memperhatikan ukuran dari file gambar pada website Anda. Gunakan beberapa pengujian untuk mengetahui berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengakses website Anda.

 

  1. Tampilan grafis dan logo yang tidak menarik

Logo dan tampilan grafis mencerminkan seberapa professional bisnis Anda. Dan apabila Anda tidak menunjukkan keduanya secara baik di website Anda, pelanggan pun akan secara otomatis kehilangan minat untuk mampir kembali. Dengan demikian, kombinasi antara warna, desain yang baik, serta logo yang professional akan memberikan impresi baik bagi pelanggan untuk membeli produk Anda.

  1. Tidak ada afiliasi media sosial

Media sosial merupakan ranah baru yang dapat Anda gunakan untuk memperkenalkan bisnis Anda. Anda harus selalu up-to-date setiap saat, untuk memperoleh lebih banyak followers, likers, sharers, dan retweet hingga akhirnya mereka menjadi pelanggan Anda.

Media sosial seperti Facebook, Instagram, dan Twitter merupakan media terbaik untuk menarik perhatian pelanggan. Anda bisa menggunakan postingan dengan link yang sederhana dan mengajak mereka untuk mampir ke website Anda.

Selamat mencoba.